Senin, 22 Juni 2015

Bagaikan Sebuah Cermin

🏡 Markaz Tarbiyah
Selasa, 06 Ramadhan 1436 H/23 Juni 2015 M

· BAGAIKAN SEBUAH CERMIN ·

Ketika anda berdiri dihadapan cermin, apa yang anda lakukan?

Anda bisa melihat kekurangan-kekurangan, membersihkan muka dari kotoran-kotoran yang menempel dimuka...

Ketika anda bercermin, anda bisa memperbaiki penampilan anda, memperbaiki baju, menyisir rambut, merapihkan kumis, dan seterusnya...

Bahkan terkadang anda melakukannya berkali-kali melihat ke cermin, hanya sekedar melihat diri anda sebelum pergi...

Tahukah anda wahai saat saudaraku, bahwa dalam kehidupan ini, kita adalah sebuah cermin... ya, saya, anda, kita...

Nabi kita Muhammad shallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda:

الْمُؤْمِنُ مِرَآةُ أَخِيْهِ الْمُؤْمِنِ

"Seorang mu'min merupakan cermin bagi saudara mu'min yang lain."

(HR. Imām Bukhari dalam kitab Adabul Mufrād dan Imam Bayhaqi dalam Syu'abul Imān, hadits hasan)

Bagaimana bisa seorang mu'min menjadi cermin mu'min yang lain?

Padahal cermin adalah tempat kita membersihkan wajah kita dari kotoran, jadi cermin itu akan memperlihatkan kepada kita kotoran-kotoran...

Sebenarnya begitu juga antara kita dengan saudara kita, hendaknya kita bisa saling mengingatkan...

Ini adalah permisalan yang agung dan sangat menakjubkan tentang nashihat-menashihati...

Seorang mu'min, dengan tulus, tanpa pamrih dan tanpa mengharapkan apa-apa akan menunjukkan kepada kita kesalahan dan kekurangan saudaranya sesama mu'min..

Cermin, bukan hanya sekedar memberitahukan dimana letak kekurangan, kesalahan atau kotoran yang menempel diwajah...

Tetapi cermin juga menjadi tempat kita untuk memperbaiki diri...

Demikian juga kita sebagai seorang mu'min, seharusnya kita semua, anda dan saya bisa merupakan tempat untuk memperbaiki diri..

Cermin, saat anda berdiri lalu pergi meninggalkannya, dia tidak pernah mengingat-ingat kembali aib, cacat atau kotoran yang ada padamu...

Saat kau kembali ke cermin itu, dia sudah tidak menampakkan kotoran yang ada padamu, sudah hilang...

Bahkan jika oranglain setelah anda berdiri memakai cermin itu, dia tidak akan pernah bercerita bagaimana kamu dan apa kotoranmu...

Dia tidak akan bercerita "Si fulan seperti ini dan itu."

Begitupulalah kita sebagai seorang muslim...

Kita tahu saudara kita keliru, kita tahu saudara kita salah, kita tahu saudara kita punya aib...

Lalu kita ingatkan, kita nashihati, dan tidak perlu menceritakan kepada muslim yang lain, cukup hanya anda yang tahu, simpan aib-aib saudara kita...

Cermin, tidak pernah mengingatkan seseorang dihadapan banyak orang, dia tidak pernah mengingatkan seseorang dengan keras atau kasar...

Dia mengingatkan dengan lembut dan tidak berteriak-teriak, hanya antara engkau dan cermin...

Begitu seharusnya kita memberi nashihat kepada saudara kita sesama muslim, dengan lembut, santun dan rahasia, tidak perlu oranglain tahu karena kita hanya mengharap balasan & pahala dari Allāh 'Azza Wa Jalla dan menginginkan agar saudara kita itu berubah...

Jadi, manusia tidak bisa lepas dari cermin.

Bahkan kebanyakan wanita kemana-mana membawa cermin. Kadang kalau tidak membawa cermin maka sebagian wanita bercermin dikaca-kaca mobil oranglain...sampai seperti itu kebutuhan seseorang terhadap cermin...

Kita juga begitu, kita membutuhkan saudara kita untuk memperbaiki diri kita...

'Abdullāh Ibnu 'Umar berkata:

رحم الله امرئٍ أهدى إلى عيوبي

"Semoga Allāh merahmati orang yang menunjukkan kepadaku aib-aib dan kekuranganku."

Terima kasih saudaraku, engkau telah mengingatkan aku... jazākumullāhu khairan, wahai saudaraku...

Cermin, semakin bening dan bersih dia, maka semakin jelas memperlihatkan aib, noda-noda, kekurangan diri yang ada pada diri kita...

Semakin mudah kita untuk memperbaikinya...

Begitu juga seorang mu'min, semakin bersih hatinya... semakin tulus dia dalam mencintai saudaranya dalam menashihatinya. Maka dia semakin berguna bagi saudaranya untuk memperbaiki diri...

Cermin itu sangat peka, wahai saudaraku...

Sangat halus perasaannya, sekecil apapun kesalahan dia akan memperlihatkannya...

Dan diapun mudah pecah, maka harus kita jaga dan kita rawat...

Begitulah persaudaraan kita sesama mu'min, harus kita rawat dan kita jaga...jangan sampai retak apalagi pecah?

Mari, saya menjadi cermin untuk anda dan anda menjadi cermin untuk saya...

Mari kita menjadi cermin satu dengan yang lainnya, sehingga ukhuwah islamiyyah kita semakin kokoh...

Sehingga kita bisa berjalan bersama-sama, menempuh jalan yang telah ditempuh oleh Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam.

➖➖➖➖➖➖➖➖➖
👤 Abu Fatih Hawaary
___________________________
📦 Donasi Pengembangan Dakwah Group Markaz Tarbiyah
| Bank BRI Syariah
| No. Rek : 1019387247
| Kode Bank : 422
| A.N : Eva Nurmasari
| Konfirmasi Transfer : +62-8977-252-580

📝 Pendaftaran Group Markaz Tarbiyah via Whatsapp
Ketik :
Nama_Jenis kelamin (L/P)_Domisili_No Whatsapp_Pin Bb

Kirim ke :
- 089664918464 (ikhwan/akhwat)
- 08977252580 (akhwat)

Nasehat Malam

🏡 Markaz Tarbiyah
Senin, 05 Ramadhan 1436 H/22 Juni 2015 M

Secarik Renungan Buat Para Pencari Nafkah Keluarga :

📝”Mungkin kau tak tahu dimana rizqimu. Tapi rizqimu tahu dimana engkau. Dari langit, laut, gunung, & lembah; Rabb memerintahkannya menujumu.

✏Allah berjanji menjamin rizqimu. Maka melalaikan ketaatan padaNya demi
mengkhawatirkan apa yang sudah dijaminNya adalah kekeliruan berganda.

✏Tugas kita bukan mengkhawatirkan rizqi
atau bermuluk cita memiliki; melainkan menyiapkan jawaban “Dari Mana” & “Untuk Apa” atas tiap karuniaNya.

✏Betapa banyak orang bercita menggenggam dunia; dia alpa bahwa hakikat rizqi bukanlah yang tertulis dalam angka; tapi apa yang dinikmatinya.

✏Betapa banyak orang bekerja membanting tulangnya, memeras keringatnya; demi angka simpanan gaji yang mungkin esok pagi ditinggalkannya (mati).

✏Maka amat keliru jika bekerja dimaknai mentawakkalkan rizqi pada perbuatan kita.

✏Bekerja itu bagian dari ibadah. Sedang rizqi itu urusanNya. Kita bekerja untuk bersyukur, menegakkan taat & berbagi manfaat. Tapi rizqi tak selalu terletak di pekerjaan kita, Allah taruh sekehendakNya.

✏Bukankah Hajar berlari 7x bolak-balik dari Shafa ke Marwa; tapi Zam-zam justru terbit di kaki Ismail, bayinya!!

✏Ikhtiar itu laku perbuatan. Rizqi itu kejutan. Ia kejutan untuk disyukuri hamba bertaqwa; datang dari arah tak terduga. Tugas kita cuma menempuh jalan halal; Allah lah yang melimpahkan bekal.

✏Sekali lagi; yang terpenting di tiap kali kita meminta & Allah memberi karunia, jaga sikap saat menjemputnya & jawab soalanNya, “Buat apa?”
Betapa banyak yang merasa memiliki manisnya dunia,lupa bahwa semua hanya “hak pakai” yang halalnya akan dihisab &
haramnya akan diadzab.

✏Dengan itu kita mohon “Ihdinash Shirathal Mustaqim”; petunjuk ke jalan orang nan diberi nikmat ikhlas di dunia & nikmat ridhaNya di akhirat. Bukan jalannya orang yg terkutuk apalagi jalan orang yang tersesat.

💐Maka segala puji hanya bagi Allah; hanya dengan nikmatNya-lah maka kesempurnaan menjadi paripurna”.
➖➖➖➖➖➖➖➖➖
👤 Abu Fatih Hawaary
___________________________
📦 Donasi Pengembangan Dakwah Group Markaz Tarbiyah
| Bank BRI Syariah
| No. Rek : 1019387247
| Kode Bank : 422
| A.N : Eva Nurmasari
| Konfirmasi Transfer : +62-8977-252-580

📝 Pendaftaran Group Markaz Tarbiyah via Whatsapp
Ketik :
Nama_Jenis kelamin (L/P)_Domisili_No Whatsapp_Pin Bb

Kirim ke :
- 089664918464 (ikhwan/akhwat)
- 08977252580 (akhwat)

Minggu, 21 Juni 2015

Kerja Bakti Polair

Kerja bakti Tim Sar Ditpolair Baharkam Polri Senin, 22 Juni 2015 .. 

























Salam Kompak Selalu 


TOKO ONLINE PERLENGKAPAN POLAIR

TOKO ONLINE PERLENGKAPAN POLAIR

Menjual perlengkapan Polri, POLAIR
Sepatu, Tas, Werpak Biru dll
Untuk pemesanan hubungi  Call SMS WA 082174687142 , Telegram t.me/perlengkapanpolair , Facebook : Perlengkapanpolair , 


KAOS DALAM PENDEK
KAOS DALAM BIRU
KAOS DALAM LORENG
KAOS LENGAN PANJANG PENDEK
KAOS LENGAN PANJANG BIRU
KAOS LENGAN PANJANG LORENG 
TAS 
TOPI PILKEP
BRIVET PDH
ATRIBUT BORDIR PDL
BAN LENGAN
HELM
GAS CO2
ALAT SELAM
BAJU PDL COKLAT
BAJU PDL BIRU PELAUT
TOPI RIMBA
GANTUNGAN KUNCI POLAIR
STIKER POLAIR
SEPATU PDL 
SEPATU PDH
HELM TAKTIKAL
ROMPI TAKTIKAL
BAJU TAKTIKAL
CELANA TAKTIKAL 
JAKET 
PET PDU
RUBBER KARET
BARET
EMBLEM 
KOPEL
SABUK DALAM
DRAHRIM
SINGLET
SARUNG HP
SARUNG MAGAZINE
SEMPROTAN CABE MERICA
SANGKUR
SENTER
KAOS KAKI
LAMPU LALIN



















































































































SALAM JAYA SELALU 
ARNAVAT DHARPA MAHE